Biji Anggur Dan Kulit Anggur Mampu Memerangi Kolesterol Jahat LDL

Bisnis Fkc Syariah - OPC 3

Ada misteri membingungkan pada orang-orang Prancis. Mereka mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak jenuh, yang diketahui merupakan pemicu aterosklerosis dan penyakit jantung koroner, namun ternyata tingkat penyakit jantung mereka rendah.

Misteri ini dikenal sebagai "Paradoks Prancis". Tingkat kematian akibat penyakit jantung di Prancis tiga kali lebih rendah dari tingkat kematian oleh sebab yang sama di Amerika Serikat dan Inggris. Ilmu pengetahuan menjelaskan paradoks ini berhubungan dengan kebiasaan orang Prancis yang relatif tinggi mengonsumsi anggur merah dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.

Ekstrak Biji dan Kulit Anggur

Sayangnya, konsumsi tinggi anggur merah dapat menyebabkan penyakit serius lainnya akibat konsumsi alkohol berlebih, termasuk kecanduan alkohol dan penyakit hati.

Penelitian tentang manfaat anggur merah mengarah pada kandungan flavonoid Resveratrol dan Kuersetin yang merupakan molekul aktif pada kulit dan biji anggur. Kedua senyawa ini merupakan antioksidan ampuh yang bertindak secara bersinergi mencegah kerusakan akibat radikal bebas oksidatif. 

Kuersetin memiliki kemampuan untuk mengurangi penumpukan darah beku yang aterosklerotik dengan mengurangi oksidasi partikel kolesterol jahat (LDL) yang menghambat agregasi keping darah menjadi bekuan yang membahayakan. Resveratrol bertindak mengurangi agregasi dan kelekatan keping darah selain membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka dan lentur.

Alasan mengapa hanya anggur merah saja yang efektif dalam mencegah penyakit jantung adalah kulit anggur merah diikut sertakan dalam proses produksi, tidak seperti pembuatan anggur dari buah yang hijau. Saat ini diketahui bahwa semua jenis anggur memiliki jumlah kandungan bahan pelindung jantung yang sama, apapun warna buahnya. Anggur tidak saja melawan penyakit jantung tetapi juga kanker.

Resveratrol adalah senyawa yang berpotensi sebagai molekul anti kanker. Senyawa ini ternyata menghambat pertumbuhan dan perkembangan kanker pada hewan yang diberi perlakuan senyawa karsinogen dan mutagen di laboratorium.

Lebih jauh lagi, resveratrol dapat menghambat pertumbuhan kanker payudara dan prostat pada manusia dengan menghentikan pertumbuhan sel dan meningkatkan proses bunuh diri sel kanker. Selain itu, peran resveratrol tidak terbatas pada penyakit jantung dan kanker saja. Resveratrol menunjukkan aktivitas yang secara signifikan melawan replikasi dan pertumbuhan virus herpes (tipe 1 dan 2).

Penuaan adalah target berikutnya dari antioksidan anggur. Stres oksidatif merupakan proses penuaan sebagai akibat dari berbagai kelainan degeneratif syaraf. Kuersetin dan resveratrol melindungi dan bahkan menghambat efek kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif pada sel syaraf.

Selain resveratrol dan quercetin, anggur juga kaya akan kandungan molekul flavonoid tertentu yang dikenal sebagai proantosianidin oligomerik (OPC) yang memiliki daya antioksidasi kuat. OPC memiliki daya perlindungan antioksidan yang kuat terhadap berbagai penyakit dan jauh lebih efektif daripada aktivitas antioksidan dari vitamin C atau E.

Studi laboratorium dengan jelas menunjukkan adanya efek perlindungan OPC terhadap penyakit kardiovaskuler. Seperti yang telah diketahui, radikal bebas oksigen dapat memicu kerusakan kardiovaskuler.

Penelitian menunjukkan bahwa efek perlindungan secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan penetralan radikal bebas oksigen dan juga penghambatan enzim penyebab pembentukan radikal tersebut. Suatu studi memastikan kebenaran efek OPC terhadap penurunan kolesterol pada hewan percobaan.

Terdapat juga bukti bahwa hewan yang diberi asupan OPC di laboratorium ternyata tahan terhadap cedera otot jantung. Laporan lain menunjukkan adanya efek perlindungan OPC terhadap jantung melalui aktivitas anti radikal bebas. OPC pada dasarnya adalah kandungan aktif yang terdapat pada suatu produk farmasi (Endotelon) yang dijual di Prancis dan digunakan khususnya untuk kelainan pada jaringan pembuluh darah kapiler.

Selain berpengaruh terhadap penyakit pembuluh darah dan jantung, aktivitas OPC juga digunakan untuk melawan berbagai penyakit. Suatu studi belum lama ini menunjukkan adanya efek antiinflamasi dari OPC.

Inflamasi diketahui dapat memicu berbagai jenis penyakit seperti penyakit jantung dan artritis. Selain itu, OPC juga dapat menghalangi jalan masuk virus HIV-1 ke dalam sel darah putih, yang merupakan sel target HIV. OPC dari biji anggur memiliki aktivitas melawan pertumbuhan sel kanker dengan mempertahankan keberadaan sel sehat. 

Studi tersebut merupakan sebagian kecil dari temuan di berbagai laboratorium yang meneliti pengaruh OPC terhadap berbagai jenis penyakit pada manusia dan hewan. OPC merupakan molekul perlindungan kesehatan yang sangat menjanjikan.

Ekstrak Kulit Kayu Pinus

Mirip dengan ekstrak anggur, ekstrak kulit kayu pohon pinus pun mengandung banyak antioksidan OPC. Penemuan OPC merupakan hal yang bersejarah.

Beberapa ratus tahun lalu, seorang penjelajah bangsa Prancis dan para awak terjebak es di Sungai Saint Lawrence di Amerika. Para awak diselamatkan dari sariawan (penyakit akibat defisiensi vitamin C) oleh suku Indian yang mengajari mereka untuk bertahan dengan minum teh yang terbuat dari daun jarum dan kulit kayu pohon pinus lokal.

Beberapa ratus tahun kemudian, Jacques Masquelier dari Universitas Bordeaux menemukan cerita ini dan memutuskan untuk meneliti kandungan pohon pinus. Pada tahun 1951, Masquelier mengekstraksi OPC dari kulit kayu pinus, dan menemukan bahwa kandungannya memiliki kemiripan fungsi dengan vitamin C.

Kemudian, dia pun menemukan OPC pada biji anggur. Kandungan OPC pada beberapa zat aktif dari kulit kayu pinus memiliki kesamaan dengan kandungan OPC pada ekstrak biji dan kulit anggur.

Opc 3 ini salah satu kandungan di dalam produk Tridans

Komentar (0)

Posting Komentar