Ekstrak Brokoli Kaya Molekul Anti Kanker Penghambat Bakteri H.Pylori

Bisnis Fkc Syariah - Ekstrak Brokoli

Ekstrak Brokoli Kaya Molekul Anti Kanker Penghambat Bakteri H.Pylori

Bisnis Fkc Syariah - Tumbuhan dari genus Cruciferae seperti brokoli, kubis, dan kembang kol adalah sayuran yang menakjubkan. Sayuran kurang menarik ini merupakan sumber yang kaya molekul anti kanker yang dikenal sebagai sulforafan. 

Sulforafan adalah jenis molekul isotiosinat yang ada dalam tanaman. Ketika tanaman ini masih utuh mereka mengandung prekursor sulforafan, yang dikenal sebagai glukorafanin, jenis molekul glukosinolat. Saat tanaman cedera, baik saat persiapan makanan atau mengunyah, enzim myrosinase pada tanaman dilepaskan dan menghidrolisis glukorafanin ke sulforafan yang sangat reaktif, yang merupakan molekul anti kanker dalam sayuran.

Tanpa diduga, sulforafan baru-baru ini terbukti sangat menghambat pertumbuhan bakteri H. Pylori dan membunuh mereka. Bahkan jenis bakteri tahan obat seperti H. Pylori dapat dihambat dan dibunuh oleh sulforafan. Sulforafan juga dapat membunuh bakteri H. Pylori dalam jaringan lambung manusia yang ditransplantasikan pada hewan. 

Model pengujian sulforafan yang berbeda ini mengkonfirmasi adanya aktivitas anti-H. Pylori yang kuat pada sulforafan. Penting untuk dicatat bahwa hanya dosis kecil sulforafan yang dibutuhkan untuk menghilangkan bakteri patogen. Sulforafan adalah agen anti-bakteri terkuat yang diuji antara molekul alam lainnya. 48 strain yang berbeda dari bakteri H. Pylori dapat dibunuh oleh sulforafan. 

Ini adalah luar biasa mengingat bahwa beberapa strain H. Pylori ini resisten terhadap dosis yang jauh lebih tinggi dari antibiotik standar yang digunakan untuk mengobati penyakit lambung.

Sebuah laporan yang lebih baru menguji efek dari mengkonsumsi kecambah brokoli mentah pada pasien yang terinfeksi bakteri H. Pylori. Sekitar 80% dari pasien kehilangan infeksi bakteri mereka satu minggu setelah mengkonsumsi kecambah brokoli. Ini merupakan respon sangat cepat terhadap terapi kecambah brokoli yang dapat dijelaskan sebagian oleh dosis tinggi kecambah brokoli yang disediakan dalam uji klinis ini. 

Sebuah penelitian baru menunjukkan beberapa isotiosianat lainnya, bukan hanya sulforafan, memiliki aktivitas anti bakteri H. Pylori yang kuat. Hasil ini menunjukkan kekuatan sayuran yang mengandung isotiosianat ini, terutama sulforafan, seperti brokoli ekstrak. 

Ibu-ibu ternyata tepat sasaran ketika mereka menyuruh anak-anak mereka untuk makan brokoli!

Anda bisa temukan kandungan Ekstrak Brokoli ini di dalam Kapsul STOMAPURE.



Salam Friendship Kindness Care

Dwi Right
0822 1321 7720
0856 0668 3232

Komentar (0)

Posting Komentar