Selenium Pemicu Proses Bunuh Diri Sel Kanker

Bisnis Fkc Syariah - Selenium

Selenium adalah elemen unsur mikro alami dan nutrisi penting dalam makanan yang diperlukan bagi kesehatan. Selenium berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari serangan radikal bebas oksidatif dalam sel. Selain berperan sebagai antioksidan, Selenium pun berperan penting dalam menjaga kesehatan kelenjar tiroid dan sistem kekebalan tubuh.

Penelitian menunjukkan Selenium berperan dalam melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker. Banyak penelitian lainnya di laboratorium dan klinik yang memperlihatkan adanya peran Selenium untuk mencegah kanker.

Suatu percobaan klinis besar yang melibatkan lebih dari 1300 orang, menemukan bahwa penambahan selenium dalam makanan mereka mampu menurunkan hampir 50% tingkat keseluruhan morbiditas dan mortalitas kanker selama periode lima tahun. Studi lainnya menemukan bahwa konsumsi selenium dapat mengurangi risiko kanker prostat pada pria.

Sejumlah studi pun menunjukkan Selenium berperan dalam menghambat angiogenesis tumor (pertumbuhan pembuluh darah tumor). Tanpa angiogenesis, tumor akan sulit tumbuh atau menyebar ke seluruh bagian tubuh. Selenium menghentikan suplai darah untuk tumor sehingga tumor secara nyata mengalami kematian akibat kekurangan oksigen. Selenium pun memicu proses bunuh diri sel kanker yang mengurangi ukuran tumor kanker.

Secara biologis, selenium hanya berfungsi bersama selenoprotein. Selenoprotein adalah enzim (protein) yang mengandung enzim selenosistein atau enzim selenometionin. Enzim-enzim ini secara kimiawi terikat pada asam amino esensial sistein atau metionin. Enzim-enzim selenoprotein tidak dapat berfungsi tanpa selenium.

Selenium merupakan bagian dari beberapa enzim antioksidan penting yang diteliti dengan baik seperti glutation peroksida dan tioredoksin reduktase.

Selenium ini salah satu kandungan di dalam produk Tridans

Komentar (0)

Posting Komentar