Waspada Penipuan Dengan Modus Bisnis MLM - BISNIS MLM TERBARU | BISNIS FKC SYARIAH | 0822 1321 7720

Cari Blog Ini

Breaking

Waspada Penipuan Dengan Modus Bisnis MLM

Bisnis Fkc Syariah - Waspa Penipuan Bisnis MLM

Waspada Penipuan Dengan Modus Bisnis MLM

Bisnis Fkc Syariah -  Bisnis Multi Level Marketing  pada dasarnya adalah usaha legal yang baik. Tidak sedikit orang yang sukses menjalankan bisnis network marketing ini jika disertai dengan usaha yang sungguh-sungguh. 


Dengan perkembangan teknologi informasi, MLM juga kini terwujud dalam bentuk affiliate marketing (biasanya berupa penjualan software, ebook online, virtual products, dll). Keduanya dijalankan secara berjenjang alias multi level. 


Hanya saja dalam affiliate marketing, member hanya mendapat bonus sekali dari setiap pembelian / penjualan produk, sementara dalam MLM, member bisa memperoleh berbagai macam bonus. Saking bermanfaatnya, bisnis MLM bahkan menjadi salah satu bisnis andalan masyarakat yang membantu menggerakkan roda ekonomi Amerika.


Meskipun demikian, perlu disadari bahwa tidak sedikit bisnis MLM dan affiliate marketing yang menjalankan penipuan pyramid (Pyramid Scheme, kadang disebut arisan berantai, phonzi) yang sebetulnya merupakan bisnis illegal. 

Tipuan Piramid dijalankan dengan mewajibkan para member menyetor dana. Lalu untuk mendapatkan bonus, para member harus merekrut member (atau downline, nasabah, investor) lainnya, demikian seterusnya. Biasanya investasi ini tidak melibatkan penjualan produk.


MLM legal dan tipuan piramid memiliki kemiripan dalam pelaksanaan bisnisnya sehingga masyarakat awam banyak yang tertipu.


Dengan banyaknya korban yang berjatuhan, tipuan pyramid menjadi bisnis terlarang di berbagai negara. Akan tetapi para penipu tetap mencari berbagai cara untuk menipu lebih banyak korban. Mereka menyamarkan bisnis tipuannya dengan rapi dalam bentuk aneka bisnis MLM ataupun affiliate marketing. 


Mereka Menawarkan Produk Akan Tetapi Bisa Berupa:


Produk Murah


Tetapi sampah alias tidak bermanfaat (biasanya dalam bentuk software atau ebook). Software atau ebook tersebut biasanya bersifat bombastis seperti: menjadikan website Anda seperti ATM, cara mudah untuk mendapatkan keuntungan online, cara cepat menjadi sukses dan kaya lewat bisnis online, cara mudah untuk sukses bisnis property, serta aneka software yang mereka klaim sangat bagus, tetapi pada dasarnya tidak laku dijual. Susahnya lagi, Anda tidak bisa mencoba produk-produk tersebut sebelum membelinya, 




Produk Mahal, Tetapi Tidak Berkualitas.


MLM yang menyamar dalam bentuk MLM resmi biasanya menjual produk mahal tetapi tidak fokus dalam penjualan produk. Mereka menawarkan produk, tetapi sebenarnya mereka mengincar uang calon member dengan menawarkan produk sampah yang mahal tersebut. 



Sekilas bonus sepertinya diperoleh dari penjualan produk. akan tetapi dengan harga yang sangat mahal sementara produknya biasa saja, perusahaan MLM jenis ini pada dasarnya menjalankan tipuan piramid. 



Dalam kenyataannya, bisnis MLM gadungan masih sangat marak di Indonesia. Bisa jadi karena rendahnya pemahaman masyarakat tetapi minat berinvestasi dan berwirausaha semakin tinggi. Biasanya bisnis ini berkembang di kalangan pertemanan atau keluarga. 


Sering juga diadakan dalam bentuk seminar, atau pertemuan. Belakangan, dengan perkembangan teknologi, bisnis ini menjerat para korban melalui email, facebook, website dan aneka jejaring sosial untuk menjerat lebih banyak korban.


Sebagaimana sudah terjadi dalam banyak kasus bisnis MLM dengan tipuan piramid, member yang mendaftar akan semakin berkurang dan uang yang masuk semakin sedikit sehingga tidak bisa membayar komisi untuk member yang telah terlebih dahulu bergabung.


Pada akhirnya, mereka yang ikut bisnis ini kebanyakan akan berakhir buruk, bukannya untung.


Sayangnya, pemerintah Indonesia belum jeli dalam hal ini sehingga bisnis tipuan ini masih marak dan sering menimbulkan kerugian serta keresahan masyarakat. 



Jika usaha ini dijalankan oleh perusahaan yang berasal dari luar negeri, tidak dapat dihindarkan lagi bahwa akan terjadi pelarian modal besar-besaran ke luar negeri dalam berbagai bentuk seperti bentuk uang pendaftaran member, uang keanggotaan tahunan, serta pembelian pakat produk yang juga tidak sedikit. 


Bisnis ini membuka peluang bagi perusahaan asing untuk mengeruk uang rakyat secara ilegal.


Berdasarkan panduan di berbagai negara, Anda harus sudah mulai waspada akan bisnis arisan berantai atau tipuan piramid jika :


  1. Ditawari untuk bergabung ke suatu bisnis dimana Anda harus merekrut orang lain agar memperoleh pendapatan (bonus), 
  2. Tidak ada produk atau jasa yang ditawarkan. Kalaupun ada biasanya sangat mahal dibanding produk sejenis yang ada di pasaran, 
  3. Bisnis tersebut mungkin juga termasuk menjual atau menawarkan produk yang bertujuan untuk menyamarkan tipuan piramid (arisan berantai). Dalam bisnis piramid, biasanya mereka lebih tertarik mebicarakan ‘peluang bisnis’ dibanding produknya. Sekali lagi mereka hanya mengincar uang Anda.

Biasanya mereka mati-matian mengklaim bisnisnya sebagai bisnis yang ‘legal dan resmi’ dengan menunjukkan surat-surat NPWP, SIUP, TDP dan lain-lain. Dokumen-dokumen tersebut hanyalah dokumen standar untuk mendirikan suatu usaha, tetapi bukanlah penentu legal tidaknya operasional usaha tersebut.



Keputusan Di Tangan Anda

Sebelum memutuskan untuk bergabung ke suatu MLM, Anda harus jeli dalam menilai tawaran bisnis MLM Anda supaya Anda tidak menjadi korban arisan berantai dan pada akhirnya mengorbankan orang lain juga. 



Terlebih lagi, Anda harus lebih waspada terhadap berbagai tawaran peluang bisnis atau MLM dari luar negeri. Bisa saja tanpa Anda sadari, Anda terlibat dalam bisnis ilegal yang mengakibatkan pelarian dana masyarakat ke luar negeri. Cepat atau lambat, bisnis seperti ini akan menarik perhatian pemerintah dan menjadi terlarang.


Jika Anda ditawari peluang usaha dan produk MLM atau Network Marketing, baik secara online maupun offline, pastikan sekali lagi hal-hal berikut:


  1. Apakah Anda punya kemampuan menjual atau memasarkan produk? 
  2. Apakah produk tersebut bermanfaat? Produknya mungkin canggih, tetapi apakah Anda (dan orang lain) akan memanfaatkannya? 
  3. Apakah Anda sungguh ingin membeli produk tersebut? Apakah Anda membutuhkannya? Jika Anda tidak butuh produknya, mungkin produk tersebut juga tidak akan laku Anda pasarkan. 
  4. Jika Anda ingin bergabung dalam bisnis, apakah Anda mampu menjual produk tersebut? Apakah Anda memahami produknya dengan baik? Apakah produknya akan laku di pasaran? 
  5. Jika Anda menjawab TIDAK untuk poin nomor 3 di atas, Anda berarti hanya akan mencari downline alias nasabah baru, bukan menjual produk. Akibatnya Anda akan terlibat dalam bisnis piramida, bukan jual beli produk. Dalam bisnis piramida, biasanya orang tidak terlalu peduli dengan produk. mereka hanya ingin mencari korban yang akan menyetor uang sebanyak-banyaknya. Karena upline akan mendapatkan uang dari setoran yang masuk.


Jika usaha seperti ini masih berjalan saat ini, bisa jadi karena memang belum ada aturan pemerintah yang jelas tentang bisnis MLM dan pyramid scheme. Semoga pemerintah Indonesia bertindak cepat dan tegas untuk melindungi rakyat dari aneka praktek bisnis ilegal.



sumber : howmoneyindonesia.com


Salam Friendship Kindness Care..


Dwi Right
0822 1321 7720
0856 0668 3232