Dari Mana Sikap Kita Berasal? - BISNIS MLM TERBARU | BISNIS FKC SYARIAH | 0822 1321 7720

Cari Blog Ini

Breaking

Dari Mana Sikap Kita Berasal?

Bisnis Fkc Syariah - Sikap Positif

Dari Mana Sikap Kita Berasal?


Bisnis Fkc Syariah - Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Departemen Psikologi, Stanford University didapat kesimpulan bahwa 87,5% sebab keberhasilan seseorang dalam karier kenaikan promosi jabatan, prestasi, pendidikan, dan lain-lain adalah karena positive attitude, dan 12,5% sisanya adalah karena kemampuan akademis dan kepintaran. 

Jika demikian besar pengaruh attitude dalam kehidupan kita faktor-faktor apa saja yang membentuk positive attitude dan bagaimanakah cara memilikinya?

Pertanyaan mendasar, apakah attitude dapat dibentuk? Jawabnya adalah, bisa. Dan proses pembentukan attitude ini sangat bergantung pada faktor-faktor pengondisian diri seseorang. Faktor-faktor pengondisian ini memerlukan waktu yang cukup lama sebelum akhirnya menjadi suatu hal yang mendarah daging dalam hidup seseorang. 

Seorang manusia yang dari kecil hidup di lingkungan keluarga yang mengerdilkan attitudenya, dapat dipastikan di kemudian hari ia akan menjadi orang yang selalu memiliki cara pandang negatif terhadap segala hal, jika ia tidak berusaha mengubahnya Masa pembentukan attitude, paling dominan terjadi selama masa formatif umur seorang manusia sampai masa remaja. 

Pada masa ini, peranan lingkungan keluarga, teman bermain, dan sekolah berpengaruh sangat besar. Tentu saja, pengalaman hidup Anda di kemudian hari. akan sangat mempengaruhi pembentukan attitude Anda. Pertanyaan selanjutnya, jika selama masa tersebut kita telah "dibentuk" menjadi orang yang negatif, apakah kita masih bisa berubah? Jawabannya adalah Bisa! 

Sikap Anda Menuju Hidup


Bagaimana seseorang menghadapi kenyataan hidup inil dapat digambarkan secara lebih gamblang bagaikanl termometer versus termostat. Termometer adalah alat yang cilgunaKan untuk mengukur Suhu, sedangkan termostat adalah alat yang digunakan untuk mengatur suhu. 

Jika suhu berubah, panas atau dingin, termometer hanya akan memberikan informasi tentang perubahan suhu tersebut sedangkan termostat akan merespons kondisi eksternal dengan menyesuaikan diri mengatur suhu tersebut. 

Jika lingkungan panas, termostat akan mengatur agar suhu ruangan bisa lebih sejuk. Begitu pula sebaliknya, jika suhu dingin, termostat akan mengatur suhu ruangan agar lebih hangat. Permisalan lain adalah seperti seperangkat mesin AC. Semua perangkat mesin sangat mendukung hasil yang dingin dari mesin tersebut. 

Attitude adalah remote controlnya, walaupun mesin AC sangatlah bagus namun jika remote control dalam posisi off, tentu saja tidak akan memberikan hasil apa pun, demikian juga kalau remote control tidak diatur optimal untuk menghasilkan yang terbaik. 

Remote control itulah attitude Anda, dan sangat bergantung pada bagaimana Anda mengoperasikan remote control tersebut. Keadaan luar (eksternal) yang tidak dapat dikontrol oleh mesin AC itu ialah perubahan cuaca yang bisa saja sejuk ataupun panas. 

Jika keadaan tidak menguntungkan seperti udara yang sangat panas, sebagai pemegang kontrol Anda dapat menyetel suhu berapa yang Anda inginkan untuk mengalahkan panas tersebut. Attitude Anda akan memberikan reaksi yang setimpal atas aksi yang terjadi di luar. 

Di dalam bukunya Failing Forward, John Maxwell menceritakan bagaimana seorang pilot pesawat terbang dapat mengontrol kondisi pesawat agar tetap stabil pada garis lurus horison. Anda tahu bahwa di atas sana, tidak ada patokan luar bagi sang pilot untuk menentukan apakah pesawat bergerak lurus, menukik, atau mendongak naik. Gerak pesawat yang lurus pada horizon menyebabkan para penumpang merasa nyaman dan tidak merasakan kemiringan pesawat. 

Jadi bagaimana caranya Para pilot yakin bahwa pesawat sedang bergerak lurus pada garis horison?

Di dalam setiap pesawat, ada parameter khusus yang menandakan pergerakan arah badan pesawat. Parameter ini akan menunjukkan kepada para pilot kondisi pesawat yang mengarah ke atas horizon (positif) atau ke bawah horizon (negatif). 

Parameter inilah bagian internal pesawat yang mengontrol bagaimana pesawat merespons kondisi eksternal. Parameter tersebut memegang peranan teramat sangat penting bagi tiap pesawat. Parameter tersebut dinamakan Attitude.

Jika pesawat mengarah pada sumbu positif, parameter attitude akan bernilai positif/ begitu pula sebaliknya. Jika pesawat mengarah pada sumbu negatif, parameter attitude akan bernilai negatif. Analogi ini mengajarkan kepada kita bahwa, jika kita ingin berhasil dan menuju puncak kesuksesan maka bekal pertama kita adalah positive attitude. 

Jika kita selalu mengedepankan negative attitude, kesuksesan akan jauh dari diri kita. 

Tentu saja, tidak ada jaminan jika Anda memiliki positive attitude maka anda pasti akan sukses APALAGI jika anda memiliki negative attitude.  



source : The Power of Positive Attitude


Salam Friendship Kindness Care

Dwi Right
0822 1321 7720
0856 0668 3232