Inilah Daftar Bisnis MLM Syariah - BISNIS MLM TERBARU | BISNIS FKC SYARIAH | 0822 1321 7720

Cari Blog Ini

Breaking

Inilah Daftar Bisnis MLM Syariah

Bisnis Fkc Syariah - Daftar Bisnis MLM Syariah

 Inilah Daftar Bisnis MLM Syariah 

Bisnis Fkc Syariah - Seperti dilansir di website resmi DSN-MUI Banyaknya pertanyaan yang masuk ke Sekretariat DSN-MUI dan pengakuan beberapa perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) atau Multi Level Marketing (MLM) yang mengaku telah mendapatkan sertifikasi dari DSN-MUI, maka DSN-MUI memandang perlu mengekspos perusahaan PLBS yang sudah mendapatkan sertifikasi kelayakan syariah dari DSN-MUI.

Daftar Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah :

Sehubungan dengan :

1. Pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat terkait daftar perusahaan Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) atau Multi Level Marketing (MLM) Syariah yang telah diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), dan

2. Banyaknya perusahaan MLM yang mengaku telah mendapat sertifikat syariah dari DSN-MUI, sementara DSN-MUI tidak menerbitkan sertifikat syariah atas perusahaan dimaksud,


maka pada tanggal 27 Juli 2016, DSN-MUI menerbitkan Keputusan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia No. KEP-03/DSN-MUI/VII/2016 tentang Daftar Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah :


Bisnis Fkc Syariah - Daftar Bisnis MLM Syariah

Tonton Cuplikan Video Pidato Bpk. Adiwarman A. Karim tentang Pidato Fkc Syariah KLIK DISINI

Dari sekian banyak bisnis MLM di indonesia saat ini hanya 5 Bisnis yang sudah diakui oleh DSN-MUI serta mendapat sertifikat syariah, salah satunya adalah PT. NUSANTARA SUKSES SELALU yakni FKC INDONESIA, tentu dengan resmi diakuinya oleh DSN-MUI ini semakin menguatkan para pelaku bisnis fkc bahwa sistem marketing plan serta akad dalam bisnis fkc sudah sesuai dengan syariat hukum islam.

Bisnis Fkc Syariah - Daftar Bisnis MLM Syariah

Ada 12 Ketentuan Hukum DSN-MUI, Praktik PLBS (Penjualan Langsung Berjenjang Syariah) wajib memenuhi ketentuan-ketentuan sebagai berikut:


  1. Ada obyek transaksi riil yang diperjualbelikan berupa barang atau produk jasa;
  2. Barang atau produk jasa yang diperdagangkan bukan sesuatu yang diharamkan dan atau yang dipergunakan untuk sesuatu yang haram;
  3. Transaksi dalam perdagangan tersebut tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulm, maksiat;
  4. Tidak ada harga/biaya yang berlebihan (excessive mark-up), sehingga merugikan konsumen karena tidak sepadan dengan kualitas/manfaat yang diperoleh;
  5. Komisi yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota baik besaran maupun bentuknya harus berdasarkan pada prestasi kerja nyata yang terkait langsung dengan volume atau nilai hasil penjualan barang atau produk jasa, dan harus menjadi pendapatan utama mitra usaha dalam PLBS;
  6. Bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) harus jelas jumlahnya ketika dilakukan transaksi (akad) sesuai dengan target penjualan barang dan atau produk jasa yang ditetapkan oleh perusahaan;
  7. Tidak boleh ada komisi atau bonus secara pasif yang diperoleh secara reguler tanpa melakukan pembinaan dan atau penjualan barang dan atau jasa;
  8. Pemberian komisi atau bonus oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) tidak menimbulkan ighra'.
  9. Tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan dalam pembagian bonus antara anggota pertama dengan anggota berikutnya;
  10. Sistem perekrutan keanggotaan, bentuk penghargaan dan acara seremonial yang dilakukan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah, syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dan lain-lain;
  11. Setiap mitra usaha yang melakukan perekrutan keanggotaan berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan kepada anggota yang direkrutnya tersebut;
  12. Tidak melakukan kegiatan money game.



Artikel selangkapnya anda bisa baca di Website Resmi DSN-MUI



Salam Friendship Kindness Care

Dwi Right
0822 1321 7720
0856 0668 3232